KENAPA KALIAN RAGU AKAN PERTOLONGAN ALLAH TA’ALA ?

KENAPA KALIAN RAGU AKAN PERTOLONGAN ALLAH TA’ALA ?

Segala puji bagi Allah Ta’ala, kami mohon pertolongna kepada-Nya, memohon ampunan kepada-Nya, dan kami berlindung diri kepada Allah Ta’ala, dari kejahatan diri kami dan dari keburukan amal perbuatan kami.

Barang siapa diberi petunjuk Allah, maka tidak ada yang bisa meyesatkannya, dan barang siapa disesatkan, maka tidak ada pemberi petunjuk baginya. Serta sholawat dan salam kami haturkan pada junjungan panglima para Mujahidin. Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam, yang telah menyampaikan risala, menunaikan amanat dan memberi nasehat umat.

Ya ikhwani, teguhkanlah pendirian kalian dalam iman Islam ini, janganlah kalian ragu-ragu akan pertolongan dan perlindungan Allah Ta’ala terhadap kalian, sebagaimana Allah Ta’ala firmankan :

“ Sesungguhnya orang – orang yang berkata : “ Tuhan kami adalah Allah “ kemudaian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat – malaikat akan turun kepada mereka (dengan berkata) : “Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu bersedih hati, dan bergembiralah kamu denagn (memperoleh) Surga yang telah dijanjikan kepadamu. Kamilah pelindung-pelindungmu dalam kehidupan di dunia dan akhirat : di dalamnya  ada (surga) kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh apa yang kamu minta. Sebagai penghormatan (bagimu) dari (Allah) yang maha Pengampun, Maha Penyayang.” (QS. Fussilat:30-32).

Dari firman Allah T’ala ini, jelaslah Allah Ta’ala akan melindungi dan menolong hamba-hambanya yang meneguhkan diri dalam keimanan. Dan inilah jaminan yang Allah Ta’ala janjikan kepada orang – orang yang beriman. Kenapa kalian ragu??, kalian khawatir, meninggalkan anak istri, kerabat, saudara yang tercinta, perusahan yang menguntungkan, bahkan kalian lebih khawatir dan takut dilecehkan (dihina), dimusuhi, diburu, dipenjarakan, sampai-sampai kalian takut dibunuh…

Bukankah sudah ada suri tauladan yang telah dialami orang – orang sholeh terdahulu ?

Apa yang dialami para Rosul dan para pengikutnya yang setia dalam mempertahankan dan membela keimanan ? Sungguh telah banyak kisah mu’jizat dan karomah-karomah sebagai bukti bahwa pertolongan Allah Ta’ala itu ada.

Ya ikhwani, apapun yang akan menimpa kita, sudah ada ketentuannya, rezeki, jodoh dan kematian, sudah ada ketentuannya, dalam catatan takdir ( kitab Al Lauh- Al Mahfudh), sungguh dengan berjihad dalam membela keimanan, tidak akan mempercepat ajal, dan denga meninggalkan jihad, tidak akan memperpanjang umur kalian …

Sebagaimana Allah Ta’ala firmankan :

“Tidak suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (lauh mahfuzh) sebelum kami menciptakannya yang demikian itu adalh mudah bagi Allah.” (QS. Al Hadid:22)

Dan Rasulallah Shalallahu ‘alaihi Wasallam bersabda :

“ Tidak akan mati satu jiwa pun sampai ia menyempurnakan rizqinya dan ajalnya”

( Hadits Tsabit Riwayat Al-Hakim dan Abu Nu’aim didalam Al Hilyah )

Ya ikhwani, di zaman dimana kita hidup, ketika keimanan kita diuji, dengan bekobarnya peperangan dan permusuhan dari kalangan kufar (thoghut), yang mana pada kesempatan ini mereka merampas tanah-tanah kaum muslimin, mengusir, memburu dan memenjarakan orang-orang yang shalih bahkan tidak segan-segan mereka membunuhnya. Apa yang kalian lakukan dalam mempertahankan dan membela keimanan ini? Bukankah Rasulallah shalallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda:

“Jihadilah orang-orsang musyrik (thoghut) itu, dengan harta kalian,jiwa kalian dan lisan kalian.” (HR: Ahmad dan Nasai’)

Lantas apakah kenikmatan dunia ini terlalu melenakan, sehingga kalian enggan menaati apa yang diperintahkan Allah ta’ala dan Rasul-Nya. Bahkan tidak malu-malu kalian menjadi orang yang duduk-duduk saja lagi menjadi penggembos jihad? Seandainya kalian tidak seperti ini, maka beramalah dalam ketakwaan, sungguh sekecil apapun keberpihakan kalian terhadap Islam dan para mujahidin akan sangat berarti.

Ya ikhwani, dalam perjalanan jihad di Indonesia, khususnya di abad ini, sangat banyak kami temui karomah-karomah sebagai tanda bahwa pertolongan Alah itu ada. Pada kesempatan ini insyaAllah akan kami ceritakan beberapa karomah yang dialami oleh ikhwan-ikhwan kita yang sedang mengamalkan jihad di Indonesia dalam rangka memerangi thoghut, demi tegaknya kalimat laa illaha ilaallah. Adapu maksud kami menceritakan ini agar kalian termotivasi dan tidak terus terkungkung dalam kebimbangan dan keraguan, dan semoga Allah ta’ala menghindarkan kami dari ria dan takabur (sombong).

  • Jihad periode 2000-2001

ð  Ketika bekobarnya peperangan antara salibis yang menyerang masyarakat muslim Poso, berbondong-bondonglah sukarelawan mujahidin masuk ke wilayah Poso, untuk melakukan jihad guna mengadakan pembelaan dan perlawanan terhadap serangan-serangan lasykar salibis. Alkisah berangkatlah sekelompok pemuda dari tanah jawa, dengan membawa berbagai perlengkapan perang, mereka membawa berbagai jenis senjata api dan amunisi, dan salah satu jenis senjata yang mereka bawa adalah lonser dan beberapa butir pelurunya, karena mereka khawatir peluru itu meledak maka mereka menyimpannya didalam tas yang mereka bawa, ketika didalam perjalanan mereka mengalami suatu hambatan, dimana bis yang mereka tumpangi terkena sweping oleh aparat thoghut, semua penumpang dan barang bawaannyapun di periksa, qadratullah entah karma apa, aparat yang memeriksa barang bawaan tadi marah-marah dan mengatakan yang tidak berkepentingan silahkan naik bisnya lagi,maka tanpa banyak kata, ikwan-ikhwan tersebut langsung kembali naik dan membawa apa yang mereka bawa tanpa ketahuan oleh aparat tersebut, sebenarnya ada seorang ikhwan yang mereka curigai, karna pipinya bengkak (ketika itu ikhwn tersebut sedang sakit bisul), kecurigaan itu baru membuat mereka sadar bahwa orang yang mereka cari sudah tidak ada, dan Alhamdulillah mobil yang ditumpangi ikhwan-ikhwan tumpangi sudah berjalan beberapa menit sebelum mereka sadar, mereka melakukan pengejaran namun mereka telah kehilangan jejak, dan selamatlah ikhwan-ikhwan kita sampai tujuan..

ð  Lolos dari pemeriksaan dengan membawa senpi dan ratusa peluru. Alkisah dalam perjalanan jihad Poso, berjalanlah seorang ikhwan yang ditugasi untuk membawa 2 pucuk senjata laras pendek dan beberapa ratus amunisinya, sesampainya dipelabuhan makasar ikhwan tersebut mendapat hambatan,  di pelabuhan tersebut sedang dilakukan sweping besar-besaran terhadap para penumpang dan barang-barang bawaannya yang dilakukan aparat thoghut, satu persatu penumpang dan barang bawaannya diturunkan dari kapal, kemudian diperiksa menggunakan mettal detector, ikhwan tersebut terkejut namun dia tetap meneguhkan diri dan mengharap pertolongan Allah, dengan banyak berdzikir dan berdoa (sebagaimana yang pernah dilakukan oleh ikhwan lainya), sambil menuruni anak tangga kapal menuju ujung tangga bagian bawah, dia terus berdzikir, qodratullah ketika persis berada didekat pemeriksa, dari arah belakang datanglah seorang ibu membawa anak menyalipnyadan mendekati pemeriksa, bersamaan dengan itu loloslah  ikhwan tersebut dari pemeriksaan, Alhamdulillah maka selamatlah dia sampai tujuan.

ð  Antho (anshorut thoghut) menjadi tuli. Alkisah di bumi ribath Poso, ketika ikhwan kita insyaAllah asy syhid Urwah,ketika itu beliau sedang berada di suatu tempat, ada orang-orang munafik yang membocorkan tentang keberadaan beliau kepada antho, begitu mendapat laporan keberadan akhi kita yang satu ini, para antho bergegas mengerahkan pasukannya guna melakukan sweping, mencari dan menangkapnya, namum qodratullah antho yang menrima laporan tersebut tuli sehingga yang sampai ke telinganya bukan nama urwah melainkan ulfah, akhirnya mereka mencari dan mensweping orang yang bernama ulfah, dengan itu loloslah ikhwan kita ini dengan pertolongan Allah. Dan masih banyak lagi berbagai karomah-karomah dalam jihad ambon dan poso, yang setiap orang punya cerita dan pengalaman masing-masing yang berbeda-beda.

  • Karomah-karomah jihad Aceh 2010M

ð  ketika para mujahidin sedang melakukan I,dad dalam rangka mengamalkan jihad fiisabilillah demi tegaknya kalimat laa ilaha ilaallah, namun qadarullah kegiatan meeka tercium oleh musuh dari  kalangan anshorut thoghut, akibat kaum munafikin yang tidak rela kalau Islam ini menang, yang melaporkan kegiatan mujahidin kepada mereka (antho). Maka berkat laporan tersebut, bergegaslah pihak antho mengerahkan pasukannya untuk menyergap dan menangkapi para mujahidin (Al Qaida Serambi Mekah). Mengutahui bahwa mereka telah di kepung dan di buru, maka para mujahidin tersebut melakukan perlawanan dengan perlengkaan dan persenjataan seadanya mereka bertahan dengan cara geriliya, karena kekuatan  personil dan senjata yang tidak seimbang. Dan dalam kondisi terkepung itulah Allah menurunkan pertolongan-Nya (karomah). Seperti yang dialami akhi Ardi dan Akhi Khatab (insyaAllah keduanya Syahid), ketika mereka melakukan perjalanan menghindari serangan musuh, mereka berjalan di barisan depan. Setelah beberapa saat mereka berjalan, merekapun beristirahat untuk shalat dan menunggu ikhwan-ikhwan lainya yang masih berada di barisan belakang. Waktu itu akhi Ardi sholat dan Akh Khotob menjaganya, pada saat yang bersamaan melintaslah serombongan pasukan (kurang lebih tiga meter dari Akh Ardi berdiri), ketika itu akhi Ardi sedang berdiri dalam sholat, qadarullah Allah membutakan penglihatan mereka, dan akh Ardipun tidak menyadarinya, namun akh Khatab menyadari hal itu dia terus-menerus berdoa dan berdzikir kepada Allah, agar Allah menyelamatkanya dan akh Ardi. Subhanallah mereka dapat lolos dari kejaran thoghut ketika itu.

ð  Karena jumlah dan paralatan tempur yang memang tidak seimbang dan tentunya qadratullah banyak dari ikhwan yang tertangkap dan terbunuh, namun Allah Ta’ala hendak menunjukan kebenaran jihad mereka dengan memnampakan tanda-tanda kesyahidtan ikhwan-ikhwan yang terbunuh, bibir mereka tersenyum, jenazah mereka tetap segar meski telah berlalu beberapa hari sejak terbunuhnya mereka dan belum dimakamkan, keluar Aroma wangi yang khas, yang biasa tercium dari tubuh para mujahid yang terbunuh di medan tempur dan karomah-karomah lainya. Berbeda dengan mayat prajurit thoghut 88 Boas cs, mayat mereka rusak dan bau meski blum lama mati, bahkan kabarnya mayat Boas matanya keluar dan seperti habis mengalami penyiksaan, padahal berdasarkan pengakuan ikhwan yang mengutahui terbunuhnya Boas, tidak ada satupun ikhwan mujahidin yang melakukan penyiksaan terhadapnya, lantas siapakah yang menyiksanya? Mungkinkah malaikat? Wallahu a’lam bishowab.

Sabar merupakan suatu keharusan

ya ikhwani, teguhkanlah pendirian kalian dalam keimanan, ketika dimana kalian dihadapkan pada kekuatan musuh yang zalim sebagaimana Allah berfirman:

“Wahai orang-orang yang beriman apabila kamu bertemu pasukan musuh, maka berteguh hatilah dan sebutlah (nama) Allah sebanyak-banyaknya agar kamu beruntung.” (QS. Al Anfal:45).

Bersabarlah pada saat kalian bersabar atas diri kalian, maka kesabaran itu akan mendorong kalian untuk mengutamakan kepentingan saudara-saudaramu diatas kepentingan dirimu sendiri.

Yang pertama wahai saudaraku, pegang eratlah batas-batas yang mesti kalian jaga, bersabarlah atas sahwat kalian dan janganlah menzhalimi hak-hak orang lain, apabila kalian mampu bersabar dalam tahap ini, maka kalian akan berpindah pada tahapan yang kedua, yakni mengutamakan kepentingan saudara kalian dan mencintai bagi diri saudara kalian sesuatu yang kalian cintai bagi diri kalian sendiri.

Bersabarlah, dan tawakal pada Allah Ta’ala, tanda-tanda pertolongan Allah untuk memberi kita (kaum muslimin) kemenangan sudah mulai Nampak. Mari kita sambut dengan Takbir…..

ALLAHU AKBAR!!!  ALLAHU AKBAR!!! ALLAHU AKBAR!!!

Wallahu a’lam bishowab….

Bumi Allah, PMJ awal Ramadhan 1413H

Akhukum fiellah..

Abdullah al Bantani

Pos ini dipublikasikan di Al Jihad, NASEHAT, True Story. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s