“…Maka,Pergilah Kamu Bersama Rabbmu”…(bag 9)

  1. Jihad jalan terus, meski kalian diam dan duduk-duduk.

Wahai ikhwan, … ketahuilah bahwa jihad ini milik Allah, … Dia-lah yang menguasai keberlangsungannya hingga hari kiamat, dan Allah sendiri yang akan menjamin para pembelan-Nya yang berjihad pada setiap masa … Allah senantiasa menolong mereka, mengokohkan mereka, meneguhkan pendirian mereka, mereka tidak gentar dengan besarnya & hebatnya pasukan musuh, tidak lari dari canggihnya peralatan perang musuh dan mereka tidak terpengaruh terhadap pencela, penggembos dan pelemah semangat jihad, meski mereka saudara atau ikhwan seperjuanngannya.

Jadi, …. Meski banyak yang dududk-duduk, …. Jihad akan jalan terus!!! Meski banyak yang tidak mau dan enggan berjihad, …. Amaliyat akan jalan terus!!! Meski banyak penggembos dari kalangan alim-ulama, … jihad akan jalan terus!!! … jihad akan jalan terus meski sepi penempun dan sedikit yang berani dan mau bergabung, …

Syaikh Abu Basheer menyatakan bahwa : “Kami meyakini bahwasanya jihad itu selalu berjalan terus, baik bersama orang yang baik maupun yang jelek, ada pada setiap zaman, baik ada imam maupun tidak. Dan bahwasanya jihad itu bisa dilakukan dengan sendiri maupun lebih, tidak membutuhkan dukungan para pendosa dan tidak juga dari ‘gembosan’ para penghalang. Sampai datangnya hari Kiamat.”

Rasulullah –shallallahu alaihi wasallam- bersabda:

“لاَ تَزَالُ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِي يُقَاتِلُونَ عَلَى الْحَقِّ، ظَاهِرِيْنَ عَلَى مَنْ نَاوَأَهُمْ، حَتَّى يُقَاتِلَ آخُرُهُمْ الْمَسِيْحَ الدَّجَّالَ “. وَفِيْ رِوَايَةٍ:” إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ “.

Artinya : “Akan senantiasa ada sekelompok dari umatku yang berperang di atas kebenaran, selalu menang atas orang-orang yang memusuhinya, hingga orang-orang akhir mereka berperang bersama Al-Masih melawan Dajjal.” Dan dalam riwayat yang lain “Sampai hari Kiamat.”

Jadi, meski kalian duduk-duduk, … meski kalian menunda-nunda, … meski kalian membuat tahapan-tahapan nanti 10-15 tahun lagi, … atau bahkan kalian menghalangi-halangi atau menggembosi dengan ungkapan-ungkapan kalian, maka ingat!!! Ingat!!! …….. Bahwa jihad akan jalan terus!! Iya … tanpa kalian atau dengan kalian, jihad akan tetap jalan terus.

Jadi, …. Kalau ada sekelompok pemuda yang melakukan amaliyat, … jihad jalan terus.  Dan Seandainya tidak ada yang berjihad pun, maka jihad akan jalan terus!! Bisa jadi di bumi lain dan kaum yang lain …………….

Jadi silahkan kalian pilih, … dan kalian perhatikan dengan terliti untuk apa umur yang Allah berikan kepada kalian.  Apakah kalian gunakan untuk berjihad atau tidak, … maka sesungguhnya jihad akan jalan terus.  Justru jika kalian tidak mau menggunakan umur kalian untuk berjihad atau malah kalian condong dan rakus terhadap dunia, …. Maka dengan itu justru Allah akan mengganti kalian dengan kaum yang lain yang mereka mencintai  Allah dan mereka berjihad dijalan-Nya. … Bahkan, orang yang tidak mau berjihad akan disiksa dengan siksaan yang sangat pedih.  …………… jadi marilah kita merenung wahai jiwa yang –insyaallah– salim!!! …..

Allah ta’ala berfirman :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا مَا لَكُمْ إِذَا قِيلَ لَكُمُ انْفِرُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ اثَّاقَلْتُمْ إِلَى الْأَرْضِ أَرَضِيتُمْ بِالْحَيَاةِ الدُّنْيَا مِنَ الْآَخِرَةِ فَمَا مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا فِي الْآَخِرَةِ إِلَّا قَلِيلٌ  إِلَّا تَنْفِرُوا يُعَذِّبْكُمْ عَذَابًا أَلِيمًا وَيَسْتَبْدِلْ قَوْمًا غَيْرَكُمْ وَلَا تَضُرُّوهُ شَيْئًا وَاللَّهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Artinya : “Hai orang-orang yang beriman, apakah sebabnya bila dikatakan kepadamu, “Berangkatlah (untuk berperang) pada jalan Allah”, kamu merasa berat dan ingin tinggal di tempatmu?  Apakah kamu puas dengan kehidupan di dunia sebagai ganti kehidupan di akhirat? Padahal kenikmatan hidup di dunia ini (dibandingkan dengan kehidupan) diakhirat hanyalah sedikit. Jika kamu tidak berangkat untuk berperang, niscaya Allah menyiksa kamu dengan siksa yang pedih dan digantinya (kamu) dengan kaum yang lain, dan kamu tidak akan dapat memberi kemudharatan kepada-Nya sedikitpun. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (QS. At-Taubah 38-39)

Besarnya Hasil sebanding dengan besarnya pengorbanan.

Ikhwan, …. jika benar jihad kita untuk meninggikan kalimat Allah, … mestinya kita korbankan waktu kita, kesempatan, fikiran, harta kita, kesenangan dunia kita, dan seluruh apa yang ada di hadapan kita …. Sampai jiwa kita -–insyaallah–. Tetapi memang banyak mujahidin yang terpedaya dengan berbagai pernak-pernik dunia hingga ia sulit sekali mengorbankan sesuatu yang berharga miliknya –meski dunia hakekatnya cuma titipan–. Padahal seseorang belumlah lepas dari belenggu dunia hingga mencapai sebuah maqom mujahid yang sejati, sampai ia mengorbankan atau menginfakkan hal yang sangat ia cintai, …. apakah keluarga, harta atau jiwanya sekalipun.  //

Ribuan … bahkan jutaan mujahidin syahid di hadapan musuh dalam rangka menopang tegaknya daulah Islam Afghonistan, …. Ini fakta, taqdir Allah ta’ala.  Demukian pula di Iraq, Checnya, Somalia, Moro dan jabhah qital lainnya.  Allah berkenan memberikan karunia yang sangat besar berupa tanah dan bebasnya syariat Allah tegak di atasnya, ini semua tidak serta merta ada, kecuali dengan pengorbanan darah dan tulang belulang yang banyak, … puluhan ribu, … ratusan ribu, bahkan jutaan!!!

Jika sebuah jama’ah jihad mengharapkan kemenangan, kemajuan, daerah mahjar, atau area yang ingin di kuasainya tetapi tidak menganjurkan para anggotanya menjadi syuhada, menganjurkan pertempuran dan pembunuhan, menganjurkan dan menyuburkan amaliyat, membakar semangat untuk berjihad … maka bagaimana keinginan-keinginan mereka akan di kabulkan Allah ta’ala.

Asbab apa yang menjadi alasan Allah memberi kemenangan!!! Usaha apa yang telah dicurahkan untuk mendapatkan kemuliaan yang teramat mahal!!! Pengorbanan model apa yang telah diberikan, hingga pantas menyandang status pemenang dalam pertarungan!! … sulit rasanya berlogika, jika hidup dan fikroh seperti punguk merindukan bulan!!! Lahaula walaquwwata ilabillah!!

Siapa yang menduga, pasca serangan penuh barokah mujahidin terhadap jantung kota New York city ; WTC, Pentagon dan gedung putih –meski luput–membuahkan banyak kemenangan-kemenangan lainnya. Sepintas serangan itu mengakibatkan daulah islam Taliban terancam hancur lebur di ‘hajar’ Amerika, namun di luar dugaan manusia muncul dalam waktu yang tidak lama daulah islam Iraq –insyaalah menjadi pembuka membebaskan palistina dan al-quds–, daulah islam di Checnya, dan baru-baru ini diproklamasikan daulah islam Somalia. Dan masih banyak embrio (cikal bakal) daulah yang dalam waktu yang tidak lama –insyaallah—akan muncul.  Ini semua sangat menggelisahkan & mengkhawatirkan orang-orang kafir terutama Amerika akan dominasi para mujahidin di berbagai belahan dunia, … khilafah islam dengan jalan jihad telah di ambang pintu. …..mudah-mudahan dalam waktu dekat Pakistan akan jatuh ke tangan mujahidin dan menjadi daulah islam yang sangat strategis.  Sehingga kawasan sekitar Asia tengah akan dikuasai sepenuhnya oleh mujahidin. …. Khilafah tinggal menunggu waktu, insyaallah!!

Saksikanlah ikhwan, … semua kemenangan itu tidak terwujud kecuali dengan pengorbanan yang sangat besar, … pengorbanan yang tidak mengenal pamrih, … pengorbanan yang tidak mengenal hizb (golongan) atau jama’ah tertentu. ….  para mujahidin tidak bertanya apakah setelah kesyahidan mereka, keluarga mereka akan mendapatkan harta dunia atau kedudukan, … tidak, tidak pernah mereka impikan.  Tetapi yang ada pada mereka adalah apa yang bisa mereka korbankan, baik harta maupun jiwa untuk tegaknya panji-panji Islam. … Maka, untuk mendapatkan kemenangan yang besar, korbankanlah apa yang kita punya, hingga Allah menentukan urusannya. Jadi, hasil didapat sesuai dengan apa yang dikorbankan.

  1. 29. Taktik “boros” memenangkan pertempuran.

Ada seorang ikhwan mengatakan kepada penulis, “Syaikh Abu Mus’ab az-Zarqowy itu boros !!! (baca ; taktik perangnya)”  ….  sepintas penulis terkejut mendengar pernyataannya dan sempat menerawang apa yang dilakukan oleh komandan pilih tanding di negeri dua aliran sungai itu. Namun sejurus kemudian ikhwan itu menjelaskan bahwa, selama beliau memimpin jihad di Iraq selama 3 tahun beliau telah melakukan 800 kali serangan terhadap musuh dan telah menghabiskan anggaran perang 200.000 yuro per pekan. Ini maknanya perbulan menghabiskan dana sekitar 800.000 yuro atau jika di rupiahkan sekitar 2 milyar per bulan, angka yang sangat besar dan fantastis!!!! ….. wajar untuk sumber dana sekelas tandzim raksasa al-Qo’idah pimpinan Abu Abdillah hafizdhuhullah..

Beliau melakukan amaliyat 800 kali dalam 3 tahun!! .. Maknanya kurang lebih dua hari sekali beliau mengirimkan pasukan mujahidin untuk menggempur posisi musuh.  Taktik yang sangat unik dan boros!!! ….. tetapi, justru inilah keistimewaan operasi-operasi beliau memenangkan pertempuran.

Dengan taktik gempuran “boros” terhadap musuh yang tak kunjung berhenti itu, …. Semakin banyak mujahidin yang bergambung karena kemenangan-kemenangan yang didulang hampir tiap hari, …. Musuh dengan taktik tersebut tidak sempat melakukan konsolidasi pasukan, … karena yang ada adalah evakuasi korban tewas, …. Korban luka, … korban stress, dan korban down mental yang sangat parah, ….. mereka tak sempat, sekadar mengatur taktik pertempuran, …. Yang ada adalah ketakutan, … ketakutan, … dan keputusasaan melawan mujahidin.

Lihatlah ikhwan, … betapa banyaknya amaliyat isytisyhadiyah yang dirancang dan dilakukan oleh syaikh Abu Mus’ah Az-Zarqowy, …. Namun semakin banyak amaliyat isytisyhadiyah yang beliau dilakukan, yang terjadi justru —diluar akal manusia— mujahid yang “ngantri” pun semakin banyak dan membludak. …. Dan beliau adalah orang yang sangat getol mengobarkan semangat mujahidin untuk melakukannya, sampai-sampai mertuanya sendiri menjadi salah satu yang menjadi perserta amaliyat isytisyhadiyah di Iraq, … Allahu akbar!!

Jadi, ……………………. Subhanallah!!! …. Bagaimana kemenangan akan diraih, nashr akan di dapat, jika banyak anggota jama’ah jihad disuruh menghindari amaliyat, …. Menghjindari syahid, …. Menghindari pertempuran!! ….. jama’ah jihad model apa ini???? …… amal apa yang mereka andalkan untuk mencapai kemenangan???? ….. Padahal syahid itu adalah salah satu dari dua kemenangan, disamping kemenangan memenangkan pertempuran dan mampu menegakkan syariat. …………… Para pembesar jama’ah itu mengatakan syahid bukan tujuan!!! Tujuan kita adalah iqomatudin, ………… ini kesalahan besar dan syubhat yang membelenggu, wahai ikhwan!!!  Iqomatudin itu dengan ceceran darah dan tercacahnya daging para mujahidin!!! Tanah itu didapat alahissalam dengan darah!!!!

Jika Abdullah bin Mubarok masih hidup, …..                                          apa yang akan dikatakannya???

Siapa yang tidak mengenal Abdullah bin Mubarok rahimahullah!!, seorang ulama tabi’in terkemuka, dermawan utama dan mujahid yang pilih tanding. Beliau hidup di bawah kekhilafahan Islam yang masih dekat dengan semerbak harumnya kepemimpinan khalifah yang empat ; Abu Bakar ash-Shiddiq, Umar bin Khottob, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib.  Namun, lihat & perhatikanlah bagaimana keras & ketegasannya terhadap syariat jihad, …….. subhanallah!!!  Beliau, yang ketika itu sedang melakukan ribath di Thursus dengan tanpa ragu mengirim surat kepada Fudhail bin Iyadh yang berisi teguran keras,…. bahwa apa yang dilakukan beliau (beribadah) di masjidil Haram hanyalah (seperti) permainan belaka, …… dibandingkan dengan ibadah jihad fi sabilillah.

Diriwayatkan oleh Ad-Dzahaby Rahimahullah, Bahwa Ibnu Mubarok ketika melakukan ribat tahun 177 H. di Thursus, beliau menulis surat kepada Fudhail bin Iyadh. Awal surat itu berbunyi:

يا عابد الحرمين لوأبصرتنا, لعلمت أنك في العبادة تلعب,

من كان يخضب جيده بدموعه, فنخورنا بدماـنا تتخضب,

Wahai orang yang beribadah di dua masjidil Haram, jika Kau melihat kami niscaya engkau akan tahu bahwa ibadahmu itu hanyalah main-main saja… Jika lehernya berlinangan air mata, maka leher-leher kami berlumuran darah…

Ikhwan !!!!! beliau — Abdullah bin Mubarok rahimahullah—begitu kerasnya memberikan teguran kepada Fudfhail bin Iyadh rahimahullah, pada saat jihad fardhu kifayah, …. Saat kaum muslimin di bawah hukum dan syariat islam, saat jihad disunahkan satu kali dalam setahun. …………… Lalu, bagaimana jika jihad menjadi fardhu ain!!!! Betapa kerasnya beliau akan memberikan peringatan, ….lalu bagaimana jika beliau hidup saat ini!!…. tentu Beliau akan lebih keras lagi memperingatkan keharusan berjihad saat ini.

Lalu jawaban apa yang dilakukan oleh ulama besar nan shalih Fudfhail bin Iyadh rahimahullah???  Ketika beliau membaca surat itu, bercucuranlah airmatanya, …..  kemudian berkata : “Benar apa yang engkau nasehatkan wahai Abu Abdirrohman.”(lihat ke Kitabul Jihad, karya Abdullah bin Mubarok. Atau di Al-jihad sabiluna, Abdul Baqi Rramdhun, muassasah Ar-risalah)

Jadi sekarang bagaimana jawaban anda wahai para anggota jama’ah jihad!!! Ketika syaikh Usamah bin Ladin hafidzhuhullah dan syaikh Abu Aiman Ad-dhowahiri hafizhuhullah, Syaikh Abu Umar al-Baghdady, Syaikh Abu Mus’ab Az-Zarqowy  telah memberikan surat terbuka untuk berjihad di berbagai tulisan, muhadhoroh dan ceramah mereka, yang isinya : “Jihad hari ini adalah fardhu ain, wajib setiap kaum muslimin untuk keluar melakukan amaliyat yang dapat menghancurkan dan menghentikan penjajahan Amerika dan sekutu-sekutunya.” ……… dan lain-lain peringatan yang amat keras, …. Saat jihad fardhu ain, …………….. saat jihad fardhu ain!!!!

Apa yang akan anda katakan,…… wahai pimpinan dan anggota jama’ah jihad!!!! Wahai para karyawan perusahaan yang katanya multi nasional!!! …… apa yang akan anda katakan????? Apakah jawaban anda akan sama seperti Fudfhail bin Iyadh rahimahullah???? ……………… atau subhanallah!!! ……… Jangan sekali-kali anda katakan seperti perkataan bani Israil kepada Musa :

{ فَاذْهَبْ أَنتَ وَرَبُّكَ فَقَاتِلا إِنَّا هَاهُنَا قَاعِدُونَ } [ المائدة : 24]

Artinya : “ …… karena itu pergilah kamu bersama Tuhanmu, dan berperanglah kamu berdua, sesungguhnya kami hanya duduk menanti di sini saja.” (QS. Al-Maidah 24)

Tidak!! Tidak!!!…..Iya benar, …………………. Kalian memang tidak mengatakan seperti perkataan bani Israil kepada Musa!!!! Tetapi apa yang kalian lakukan dengan diam!!! ………..diam!!!! ………… diam dan diam puluhan tahun tidak beramal, no amaliyat, no ightiyalat, no irhab!!!! Saat jihad fardhu ain dan sangat menghajatkan pukulan-pukulan para mujahidin terhadap posisi-posisi musuh, ….. ini hakekatnya sama, sinonim, sebangun, dan semakna dengan perkataan bani israil kepada Musa, wallahu alam bishowwab!!! ………….

Pembantaian ikhwan selalu terjadi di depan mata, ………… mereka (thogut dan kaki tangannya) menembak mati, ………….. sampai seorang umahat hamilpun  mereka tembak!!!!!! ………… dimana jiwa antum wahai ikhwan yang masih punya iman!!!!!!!!!!!!! …..masih punya harga diri, ….. masih punya sedikit tenaga untuk memukul mereka, ….. meski pukulan anda belum tentu menghancurkan dan melumpuhkan mereka.

Jangan tersinggung!!!!!!!!!!!, lebih baik instropeksi diri saja, ……………… kaloo iya, ya segeralah bertaubat, …….. lalu berimanlah dengan iman yang benar, ………….lalu bergabunglah dengan thoifah dan komandan yang benar-benar mengangkat bendera jihad dan benar-benar melaksanakan faridhoh jihad, …. Kemudian beramalah, ……Karena Allah, rasul-Nya dan orang-orang mukmin akan melihat amal kalian dan niscaya Allah akan memasukkan kalian ke dalam jannahnya dan kalian tidak akan dirugikan sedikitpun ….. sampai Allah berikan dua kebaikan : SYAHID atau MENANG.  …. insyaallah!!!!

Allah ta’ala berfirman :

إِلا مَنْ تَابَ وَآمَنَ وَعَمِلَ عَمَلا صَالِحًا فَأُولَئِكَ يُبَدِّلُ اللَّهُ سَيِّئَاتِهِمْ حَسَنَاتٍ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا

Artinya : “kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal saleh; maka itu kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Dan adalah Allah maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Furqon 70)

Mudah-Mudahan Allah mudahkan kami menyusul kalian,  …..                       Ya Abtholul Jihad!!!!

Tadi malam adalah malam ke 27 bulan ramadhan, ….. malam yang termasuk paling diakui sebagai malam lailatul Qadar.  Sebagaimana dalam riwayat Imam Muslim, bahwa “lailatul Qadr itu terjadi pada malam ke-27” di bulan ramadhan (Lihat tafsir Ibnu Katsir Rahimahullah). Pada malam itu malaikat jibril dan malaikat-malaikat yang lainnya, yang jumlahnya tidak mungkin dihitung turun ke laingit dunia atas izin Allah untuk melaksanakan perintah-perintah Allah yang maha tinggi.  Malam kemuliaan itu nilainya lebih baik dari seribu bulan, yang berarti malam yang lebih baik dari 30.000 hari manusia beribadah.

Lalu apa yang istimewanya??? ………………. Yang istimewa adalah para pahlawan jihad (abtholul Jihad) Indonesia, yang berarti pahlawan dunia diantaranya Asy-Syahid –kama nasabuhu- Noordin Muh. Top, Akhuna Urwah rahimahullah, susilo dan Aryo sudarso Rahimahullah menemui kesyahidan pada malam 27 ramadhan 1430H., ….. malam yang di duga kuat sebagai malam lailatul Qadr, …. Malam yang berada di bulan paling mulia, yaitu Ramadhan, ….. dan mereka syahid di puncak urusan, puncaknya amal yang paling mulia yaitu Jihad fi sabilillah ………………  Allahu akhbar!!!! Allahu akhbar!!!! …………..taqdir yang sangat baik, ………. makom yang sangat istimewa,……… makom yang sangat luarbiasa, ……….. dibunuh musuh saat malam lailatul Qadr!!!!!………….Subhanallah!!!!!!!!!!

Sungguh beruntung keluarga mereka, …….. sungguh beruntung anak istri mereka, …….karena masing-masing dari mereka diberi hak memberi syafaat 70 orang dari kerabatnya, ………..subhanallah sungguh beruntung!!!! Sungguh beruntung, ……… jihad mereka telah dibeli Allah yang maha kuasa atas segala sesuatu.  Sungguh beruntung saudara-saudara mereka (mujahidin) yang lain yang kini terus berjihad dan melakukan amaliyat,…….. kesyahidan dan darah mereka menjadi pengokoh & cahaya bagi jihad mereka untuk terus melakukan amaliyat dan melakukan pukulan-pukulan terhadap penjajah dan musuh yang menindas …….. Sungguh beruntung kaum muslimin yang telah melahirkan mujahid pilih tanding dan kesatria bertekat baja. ……… yang akan menjadi cahaya abadi amal jihad di negeri yang syariat islam menjadi din yang terasing di tengah-tengah pemeluknya. ………….sampai Allah ta’ala menghadiahi mereka daulah dan khilafah islam di bumi ini.

Mimpi Aneh!!!!…….

Muslimah itu menangis, ……………….menangis, dan menangis!!! Ketika kenyataan yang terjadi sesuai dengan yang ia mimpikan.  Mirip!!!, bahkan sama persisi dengan apa yang tengah terjadi. Ia bertutur dengan agak ragu dengan kawan karibnya,  ketika menjadi akhwat dahulu, kini mereka telah sama-sama menikah dan keduanya telah mengenakan cadar.

Mimpinya terjadi seusai shalat qiyamul lail (sholat malam/tahajut), ia bertutur (seorang muslimah yang shalihah –insyaallah-) menceritakan mimpinya yang –sepertinya—ada hubungan dengan apa yang tengah terjadi dengan suaminya, yang saat ini muslimah itu menilai suaminya belum mau menyambut faridhoh jihad yang kini hukumya fardhu ain.  Ia bermimpi menyaksikan seorang ust. (nama ustnya sebenarnya disebutkan  oleh Muslimah itu, namun agar tidak menjadi fitnah tidak kami tulis disini, inisialnya ust. M) yang tengah menanam bawang putih di sebuah pesantren, namun ummahat itu melihat tanaman-tanaman bawang putih milik ust. tersebut busuk-busuk, dan dibiarkan membusuk. Tidak ada perbaikan, bahkan warnanya menghitam dan busuk. Kemudian Muslimah tersebut memaksakan diri yang membersihkan tanaman bawang milik ust. tersebut, ia merasa ust. tersebut tidak berbuat apa-apa terhadap tanamannya, padahal tanaman bawangnya tengah membusuk dan rusak.

Muslimah tersebut tidak tahu kalau suaminya –dalam kenyataan– tengah belajar (berhalaqoh) dengan ust. yang ia maksud dalam mimpinya sebagai ust. penaman bawang putih yang membusuk di pondoknya. Ketika kawan karibnya mengatakan bahwa suami ukhty belajar/berhalaqoh dengan ust. M, …………. Sepontan muslimah tersebut menangis, ……..menangis dan menangis!! Karena ternyata muroby suaminya yang berinisial ust. M tersebut adalah nama ust. yang hadir dalam mimpinya. Ust. M tersebut yang dalam mimpinya menanam bawang putih yang dibiarkan membusuk.

Kami tidak memiliki kemampuan untuk mentafsiri mimpi ummahat tersebut, …… wallahu alam bishowwab!!! namun paling tidak dapat kami tulis & kemukakan di sini, karena penulis mengenal ust. M yang dimimpikan muslimah tersebut.   Ust. M yang dimaksud dalam mimpi itu termasuk ust. yang tidak setuju dan menyalahkan berbagai amaliyat yang tengah terjadi di Indonesia (meski bisa jadi hanya dektean –baca, copy paste– dari atasannya), …….. amaliyat yang dilakukan Ust Mukhlas, Rojulain (Dr. azhari & Noordin M Top) dan akh Urwah rahimahullah.  Bahkan ia terbukti memata-matai mujahidin –paling tidak ia terbukti memata-matai seorang ikhwan alumni jabhah qitaliyyah–, meski untuk apa tujuannya kami tidak tahu. Dan sebenarnya ust. tersebut meski membuat halaqoh-halaqoh ikhwan yang bersemangat untuk jihad, namun sejatinya tidak mengarah untuk jihad yang sebenarnya. …………. Dan ust. tersebut terbukti suka menghibahi saudaranya –-orang yang berbeda pendapat dengannya—atau suka mencari-cari kesalahan dan kelemahan ikhwan yang dianggap tidak sependapat denganya, dan ini adalah kenyataan yang sangat menyedihkan. …………maka benarlah kalau yang ia tanam akan membusuk, bahkan dibiarkan membusuk….lalu apa manfaatnya tanaman yang membusuk??????????

Wallahu alam bishowwab, …………….. mungkin makna mimpi muslimah itu adalah anggota-anggota halaqoh ust. M tersebut mengalami “pembusukan”, rusak dan tidak memiliki keberfihakan dengan berbagai amalaiyat jihad di Indonesia atau bahkan tidak diarahkan kearah jihad yang nyata.  Karena sesuatu itu tergantung siapa yang mencetaknya dan siapa yang membimbingnya. Jadi kalau murobbynya saja membenci amaliyat jihad, mencelanya, menyalahkannya, meremehkan para pendukungnya, memata-matai pengikut dan pendukungnya, bahkan dikatakan isti’jal, tidak procedural, salah langkah, dll. …………….. lalu apa jadinya anak didik muroby tipe ini, ……. tentu  apa yang akan dikatakan lebih parah lagi. …………..ingatkah anda dengan peribahasa, “Guru kencing berdiri, murid kencing berlari” …….. bisa saja ini terjadi.  Jika murobby mencela, menghina berbagai amaliyat jihad di Indonesia, … lalu bagaimana penghinaan para anggotanya terhadap mujahidin yang amaliyat akan lebih parah………….. ini kenyataaan!!!

…………..subhanallah!! Allah akan menyaring mujahid yang benar-benar layak menegakkan faridhoh jihad, dan akan memberikan makom sesuai dengan keadaannya.  Bagi yang duduk-duduk ada balasannya, …………bagi yang mencela jihad dan para pelakunya, akan ada balasannya, ………bagi yang tidak empati atau peduli, juga ada balasannya, …. bagi yang mendukung akan ada balasannya, ….. dan bagi yang terjun langsung melakukan amaliyat pasti sudah tetap janji Allah untuknya, “ihda husnayain” …………..jadi silahkan anda pilih yang mana????!!!!, …………….jihad akan jalan terus, sesuai dengan masyi’ah dan Qudroh Allah ta’ala.

Al-Hamdulillah semoga Dien Allah tegak dengan pedang walau hanya seorang budak hitam yang senantiasa berada diatas Tauhid wal Jihad. Jazaakumullahu kahiran katsiran.

Pos ini dipublikasikan di Al Jihad, Hukum, NASEHAT, True Story. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s