Wasiat Anas Al Kandary

Bismillahirrahmanirrahim

WASIAT ANAS AL KANDARY

(Pelaku Penyerangan terhadap Marinir AS yang berada di Kuwait) – ditulis dua hari sebelum penyerangan yang menewaskan beberapa koalisi ‘Ahzab’ modern dan membawanya sebagai Syuhada –

Berikut isi wasiatnya;

Alhamdulillah segala puji bagi Allah  yang telah berfirman dalam kitabNya;  “Dan janganlah  kau mengira  mereka yang  terbunuh di  jalan ALlah  itu mati,  bahkan mereka hidup  di sisi  tuhannya dan  diberi rizki”.

Shalawat serta  salam kepada junjungan kita nabi  Muhammad SAW  yang telah bersabda  “Aku diutus dengan pedang hingga kiamat dan dijadikan rizkiku dibawah bayangan pedang” juga  kepada para keluarga , sahabat dan pengikutnya. Amma ba’du;

Inilah  wasiatku, aku  tulis kalimat  ini pada  jaman frustasi,  di jaman   para penghuninya lengah dan frustasi hingga darah seorang muslim menjadi sesuatu yang paling murah di bumi ini, darah seorang beriman lebih murah dibanding isi dunia, hak hak  asasi dianiaya,  para muslimat  mu’minat diinjak  injak dan dinodai dan tidak ada  seorang yang  menolongnya, tidak  ada yang  membantu, tidak  ada yang peduli. Maka saya sadar, bahwa hanya jihadlah solusinya. Jihad …  solusi untuk  melepaskan  dari belenggu  jaman  frustasi ini.

Benar  … inilah  jihad sebagaimana  yang  difirmankan  Allah; “Wahai  orang yang  beriman, maukah  Aku tunjukkan kepada  kalian perniagaan  yang akan menyelamatkan kalian  dari adzab neraka? Engkau beriman kepada Allah  dan rasulNya serta berjihad di  jalan Allah dengan harta dan nyawamu. Hal itu lebih baik jika engkau mengetahuinya”.  Inilah jihad, inilah  jalan untuk  membebaskan tanah- tanah suci  umat Islam di seluruh penjuru dunia, inilah penyelesaian untuk mendobrak hak hak asasi yang  teraniaya dan terdholimi pada hari ini.

Demi  Allah … Demi Allah … Sesungguhnya  tidur nyenyak telah  hilang dari mataku, dan  selalu terjaga  dan tergoncang tidurku, Bagaimana seorang  muslim bisa  nyenyak tidur  dan hidup  dengan enak, sedangkan para  mukhlisin, mujahidin  terbelenggu   di  terali  terali  besi, di  bawah  cengkeraman – makhluk  terhina  dan  terburuk  di  dunia-  Salibis  dan  Zionis. Bagaimana bisa tenang dan berleha leha dengan kenikmatan dunia sedang dunia  ini dipenuhi dengan penganiayaan dan kedhaliman tanpa batas, bagaimana bisa enak … sedang dunia  masih berhukum  dengan  hukum selain  Allah,  sang Pencipta  alam semesta ini.

Demi Allah …, sesungguhnya dalam bumi (isi bumi) lebih baik  daripada luarnya, bagi kita. Demi  Allah … musuh musuh  Islam akan merasakan  bahwa setetes darah muslim ada  harganya apalagi  nyawa dan  hartanya, karena  sesama muslim  ibarat bangunan  yang  kokoh  tidak  mungkin untuk  terpecah  pecah  dan  tidak mungkin terpisah pisah dari jasad yang bersatu.

Demi Allah …  tanpa maksud merendahkan  ikhwan ikhwan yang  lainnya, namun aku akan bunuh si kafir  anjing amerika ini meski seorang  diri, Aku memohon kepada  Allah pemilik ‘Arsy agar membuka  jalanku ini dengan cahaya  iman dan semoga amal  ini hanya untuk Allah saja, Amin.

Aku mempunyai beberapa wasiat;

1. seluruh barang barangku kuserahkan untuk ikhwan mujahidin -walaupun  setelah beberapa saat- semua kitab dan harta bendaku semuanya untuk mujahidin

2. kalau  aku ditakdirkan  terbunuh dalam  operasi ini  -insya Alloh-  hendaklah dikuburkan dengan pakaianku yang melekat ini dan darah yang mengalir di tubuhku, tidak dikafani,  tidak dimandikan,  dan tidak  dishalatkan sehingga  aku bertemu Allah swt dan Allah ridla akan hal ini

3. Saya betul betul mohon maaf kepada setiap pembaca wasiat ini, atas kesalahan dalam  setiap  kalimat dan  huruf  yang keluar  dariku  dan tidak  aku  sengaja.

Allahummagh fir lil mu’minin wal mu’minat al ahyaa’ minhum wal amwaat.

(Anas Al Kandary)

Pos ini dipublikasikan di NASEHAT, True Story. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s