Wasiat Abu Hafs

Wasiat Abu Hafs

Bismillahirrahmanirrahim

Wasiat Abu Hafs (komander pengganti As Syahid (Insya Allah) komander Foreign Mujahidin di chechnya; ibn Al Khattab)

“Aku kirimkan wasiatku ini kepadamu dan ku kenalkan diriku; aku saudaramu seakidah… Abu Hafs Al mishriy atau Asadullah Tunisi, atau Abul Harits al makkiy atau Abul Miqdad al mishriy, atau Zubair Al Khalijiy atau Hasan Al libiy. Semua itu adalah aku.

Aku anak yang sholeh, aku adalah saudara arab bagi saudari dari negeri Farsi, aku adalah ayah bagi anak anak yatim di Bosnia, dan wali yang sah bagi setiap Muslim dan Muslimah, Aku kirimkan berita dan syair ini dari bumi jihad dalam wasiat dan urusanku ini; Para pelayan ka’bah telah lari, dan penjaga penjaga akidah jadi pengkhianat kini agamaku jadi bahan mainan bagi si kafir dan penguasa, … entah bagaimana aku akan menggugah hatimu yang mati dan menggugah kantukmu dan mengingatkan kelalaianmu. Kamu adalah pelayan para penjajah, dan kamu adalah penjaga yang berkhianat.

Kini Allah pakaikan baju kehinaan padamu hingga nanti kamu kembali kepada Jihad dan mengembalikan amanah kepada yang berhak; amanah kekuasaan dan khilafah, dan segala jenis amanah Jadilah seperti orang yang kamu namai sebagai fundamentalis…Terroris… Jika tuan Amerika mengeluarkan perintah, kau sibuk harus melaksanakan jika ia menunjuk, kau anggap itu keputusan … hasbunallahu wa ni’mal wakiil …

Bagi kami….kami berharap dengan nama Allah; Janganlah kalian perkosa hak hak kami untuk hidup aman bersama kalian seperti ketika kami mati Janganlah kami di kejar kejar, dan harta kami di rampas Anggaplah kami seperti debu yang tak berharga bagi kehidupan bahkan seperti kemungkaran yang harus di hancurkan…. Ingatlah kami … bahwa kami berjaga malam demi nyenyaknya tidur malam mu dan kami berlapar demi kenyangmu, dan kami berdahaga demi kesegarannmu dan kami bungkus anak anak kami dengan kafan, supaya kamu bisa memelihara anak anakmu dalam kehidupan yang baik kami jandakan istri istri kami walau kami masih hidup, supaya kamu bisa nikmat tinggal bersama istri istrimu kami tinggal dalam ketakutan, supaya kamu bisa tinggal dengan tenang Ingatlah kami … ceritakan semua ini sebagai dongeng malam bagi anak anakmu katakan kepada mereka bahwa ada orang orang yang mengenal kita tetapi kita tidak mengenal mereka kita cintai mereka, dan mereka mencintai kita.

Mereka lakukan itu bukan untuk mencari nama dan kemasyhuran tetapi untuk membela alhaq dalam sejarah dan membuktikan keberanian para Syuhada dalam menghadapi kesombongan si kafir.

Jika kau baca wasiatku ini, bermakna mungkin aku sekarang sedang menggeliat kepanasan di neraka yang membara, atau di surga yang nikmat … Hati hatilah dengan Riya’, ikhlas dan jujurlah dalam beramal. Sesungguhnya seorang Syahid ada di dua tempat; di neraka jahannam, atau hidup nikmat dalam Surga Peliharalah anak anakmu dalam jihad; sesungguhnya ia adalah pintu kemenangan dan kunci kemuliaan

Aku wasiatkan agar kamu memelihara anak anakmu seperti apa yang ku harapkan pada anak anakku. Katakan kepada mereka bahwa pamanmu telah memanggilmu untuk hidup bersamanya Ya allah teguhkanlah aku di atas apa yang aku tuliskan ini hingga aku menemuimu, Ya Ar Hama r Rahimin wa subhanakallahumma asyhadu alla ilaha illa anta. astaghfiruka wa atuubu ilaik wa shalallahu ala muhammadin wa aalihi wa ala ashabihi waman tabi’ahu ila yaumiddin.

Pos ini dipublikasikan di NASEHAT, True Story. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s